Perempuan di Minangkabau

Posted April 2, 2013 by acaraevent in News

PADUSI | photo by Hernawan

Relasi antar keluarga dalam masyarakat di daerah Minangkabau (Sumatra Barat) diikat dalam sistem kekerabatan matrilineal. Pola Kekerabatan ini juga yang menciptakan perasan kesukuan masyarakat Minang yang sangat kuat. Dalam sistem kekerabatan matrilineal ini, diatur empat hal, yaitu: peran perempuan, peran laki-laki, harta pusaka, dan perkauman. Selain dengan keluarga inti, setiap orang Minang terikat dengan keluarga kaum yang juga mempengaruhi sistem perkawinan.

Kekerabatan dan kemandirian merupakan salah satu karakter kuat dari suku minangkabau. Hal ini terbukti dari filosofi dasar kekerabatan dalam ungkapan “Kaba’ baiak baimbauan, kaba’ buruak bahamabauan” yang dapat ditafsirkan: Apabila akan datang ke acara yang bersifat perayaan, seperti pernikahan, hendaklah seseorang menunggu undangan terlebih dahulu. Namun, untuk hal yang bersifat musibah, seperti kematian, setiap orang terdekat akan langsung bereaksi tanpa ada perintah.

PADUSI | photo by Hernawan

Subjek dari seluruh konsep kemandirian masyarakat Minang itu adalah perempuan. Dalam istilah Minang, perempuan merupakan Limpapeh (tiang utama) rumah gadang dan juga kunci harta pusaka keluarga. Lambang kebesaran wanita Minangkabau disebut “Limpapeh Rumah nan gadang”. Limpapeh artinya tiang tengah pada sebuah bangunan dan tempat memusatkan segala kekuatan tiang-tiang lainnya. Apabila tiang tengah ini ambruk maka tiang-tiang lainnya ikut jatuh berantakan. Dengan kata lain perempuan di Minangkabau merupakan tiang kokoh dalam rumah tangga. Perempuan Minang dididik mandiri dan keras. Dalam budaya Minang, perempuan juga memegang peranan penting dalam pencitraan kaum laki-laki Minangkabau.

Dalam hal seni dan budaya, kaum perempuan Minang zaman dahulu tidak diperkenankan tampil dalam sebuah pertunjukan seni. Apabila terdapat tokok perempuan, maka tokoh tersebut akan diperankan oleh laki-laki. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kini kaum perempuan Minangkabau dapat tampil memerankan sebuah tokoh dalam pertunjukan ataupun dalam tari-tarian.

sumber: kompas.com , Wikipedia.


About the Author

acaraevent